12 February 2012

Air laut yang masin dan pasir , bukan satu mitos

salam ziarah...




“ Tidaklah berdoa seorang muslim terhadap saudaranya secara ghaib (tanpa diketahui oleh saudaranya itu) melainkan akan berkatalah para malaikat, engkau juga beroleh yang seumpama dengannya.” (Riwayat Muslim).

langit yang biru itu tidak pernah lekang di waktu siang walaupun ditampal dengan awan yang liar berlari-lari tanpa kaki . awan putih itu senyum sahaja melihat telatah manusia yang cuba mengejarnya untuk mendapatkan perlindungan daripada serangan haba yang mengigit liang pori . minyak merembes keluar . tanda , hari semakin meninggi .

usai tiba di destinasi , angin sepoi-sepoi memberi ruang kepada hati untuk bertasbih , memuji juga kepada tuhan yang maha agung . desiran bunyinya melajukan lafaz zikrullah , sejuk sahaja angin membelai telinga dan rambut yang semakin serabai .

pasir di tepian pantai itu memberi izin untuk kaki direbah ke atasnya . tanda setia kepada tuhan yang memerintahkan daratan menjadi tempat untuk manusia berpijakkan kepada dunia yang nyata . tidak panas pasir di pantai , cuma suam-suam sahaja .

ajaibnya , jasad ini terus dicelup ke dalam air laut , sebenarnya itu tanpa rela . air laut memenuhi liang rongga badan . masin =_=" . sedikit kejang . baiklah , duduk di tepi pantai itu lebih mencukupi .

renung dan memberi renungan kepada langit yang tidak jemu berkarya dengan warna birunya . langt biru yang memberi wayang memori tentang sebuah ceritera . silam dan lama . itulah dipanggil memori . itulah yang indah dan cantik yang sudah lama bersemi dalam dada ini . oh , ini memori tentang persahabatan .

pasir dan laut yang masin



pasir tidak segan memeluk kaki bersama lambungan ombak yang menepis kaki di persisiran . itulah eratnya pasir dan air laut yang masin . walaupun dihentam dengan air laut yang masin , pasir tetap bersama dengannya . masin dan lambungan ombak yang kuat bisa meruntuhkan sifat semulajadi material lain , namun itu tidak kepada pasir .

pasir itu jitu , halus jiwanya dan sering berubah-ubah hatinya walaupun sering dihentam ombak laut yang masin , dipukul dan sering mengusik tekstur kulit halus pasir . itu lah sifat setia yang selalu mendahului . adakalanya hati terusik dengan tohmahan , cacian dan terguris sedikit hatinya walaupun selapis epidermis bawang .




namun , pasir tetap ada bersama dengan laut yang masin . masih setia menampung lautan yang seberat jutaan gelen kerenahnya , sanggup menelan air masinnya tanpa sedar yang air laut itu memberi kesulitan kepada pasir . itulah setia . setia seorang sahabat yang selalu di sisi walaupun sentiasa hatinya di usik dengan amarah daripada syaitan . pasir hanya mampu redha .

kerna pasir percaya kepada janji yang maha satu . dia tetap percaya setianya menjadi sahabat itu mampu memberi sinar bahagia kelak . sinar bahagia yang mampu mengarang sebuah puisi . puisi yang bait-baitnya indah kepada sahabatnya .


' teruskan menghentam dan memukul daku , akan ku terus tampung segala kecantikan warna biru lautmu dan kelembutan airmu untuk melihat langit yang cemerlang birunya terus rasa bahagia tanpa jemu berkarya kepada manusia untuk terus bertasbih , memuji segala kebesaran Allah . Itulah setia aku . seorang sahabat yang banyak calarnya , aku redha dengan janji tuhan . '

puisi yang indah bait-baitnya . disusun dengan melodi khas daripada encik hati . hati yang baru bertasbih mengiring puisi cinta kepada sahabat dengan melodi ikhlas . ukhwahfillah ; bukan suatu mitos . ini sebuah melodi hati .





hayati liriknya , liriknya cantik dan indah , buatkan hati ini sentiasa bersenandung rindu , ini serius baitnya bagus , semoga anda sentiasa disayangi manusia lain >_<




Imam syafie' berkata ,
Aku mencintai sahabatku dengan segenap jiwa ragaku, seakan-akan aku mencintai sanak saudaraku.
Sahabat yang baik adalah yang sering sejalan denganku dan yang menjaga nama baikku ketika aku hidup atau selepas aku mati.
Aku selalu berharap mendapatkan sahabat sejati yang tidak luntur baik dalam keadaan suka atau duka.
Jika itu aku dapatkan. Aku berjanji akan selalu setia padanya.
Kuhulurkan tangan kepada sahabatku untuk berkenalan kerana aku akan berasa senang.
Semakin ramai aku peroleh sahabat. Aku semakin percaya diri.

4 comments:

zulhilmi tempoyak said...

thanks 4 d sharing...

really2 nice info.. :D

NaRuFiQ said...

my plesure , really glad to know u r here...

Aisyah Munirah said...

kenangan di tepi pantai yg ckup indah dan tenang :)

NaRuFiQ said...

ya , memang menenangkan , sehinggalah part tertelan air masin...=_="

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...