18 July 2011

Aku jurupandu udara tanpa hukum fizika...

salam kembali...

pertengahan bulan syaaban sudah tiba dikala menyambut malam keampunan dosa makhluk di muka bumi . operasi pembersihan perlu dilaksanakan untuk memastikan setiap jasad disaluti dengan cahayaNya kembali. moga-moga kita tergolong dalam hamba yang disayang tuhan . InsyaAllah ...


waktu senggang kali ini ingin sekali aku berkarya tentang impian zaman kecil ku . suatu hari di kala zaman angan-angan mat jenin junior , aku terbayangkan pemandangan atas langit ke muka bumi . aku berpura-pura melayangkan jasad tanpa petunjuk untuk mencipta imaginasi ; aku sedang terbang di ruang atas molekul udara sambil mengeletek sinaran mentari pagi . setiap rintangan udara yang menyerang wajah aku dalam keadaan sifar yakni hukum fizik terabai ketika itu . imaginasi aku sama sekali mempertikaikan segala hukum di muka bumi .





aku terbang tanpa daya normal dengan kekuatan tanpa graviti , bebas melayang ke ruang sana dan nun jauh daripada bukit hijau kemerahan itu . burung-burung tidak hairan dengan kehadiran aku malah mengikuti segala gerak-geri aku . mereka juga tersenyum melihat telatah ku keriangan mengusap setiap molekul air dalam ruang udara . bulu-bulu pelepah yang bertebaran gugur di angkasa seolah-olah berada di ruang masa infiniti , aku sambut dengan perlahan sambil meletakkan di celah rambut ku . aku bukan sekutu mereka tapi naluri ku membisik ia lebih bergaya berbuat demikian .






aku tiba di atas permukaan laut yang amat luas sehingga jauh mata memandang tiada penghujung tanduknya . aku kehairanan lalu memecut laju sambil bertubi-tubi digasak tembok udara yang kian menebal . penat aku mencari tetapi tidak berjumpa . ternyata aku lupa jalan pulang . langsung aku bersedih mencari pangkal balik tetapi kudrat tenaga sudah habis . aku tersipu-sipu bersendirian di ruang cahaya yang semakin menipis . aku tidur dalam situasi kebingunan di atas permaidani udara . akan tetapi tangan dan kakiku ditarik lembut oleh buruj bintang di angkasa . mereka memandu aku ke destiansi utama . terima kasih encik bintang ~






aku terjaga daripada tidur ...


aku menulis dalam ingatan dan melakarnya dengan penuh rasa ghairah ; aku bertekad ingin menjadi jurupandu udara yang bisa berkawan dengan semangat alam . aku ingin menjadikan dunia ini buaian lena kepada penduduk di seluruh paksi muka bumi .


p/s : alamak terlupa plak mata aku rabun .....adess - teruih cancel menjadi pilot

4 comments:

fatin syahirah :) said...

nice entry. follow :)

btw. nasib baik rabun je. saya punya silau tinggi. takleh drive malam. cisss

NaRuFiQ said...

hahahaha....aku pon sme gak silau tinggi....pemandangan malam umpama mata tertutup....adess

zubect said...

cis!ingatkan btol2 punyer jd pilot!

NaRuFiQ said...

hahahaha....aku dah rabun teruk~

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...